Jum, Mar 12, 2010

Info Pulsarian

Kopdar Gabungan

  • Hari/tgl : Selasa, 09 Maret 2010
  • Jam : 19.00 on time
  • Acara : Kopdar Gabungan dgn PRA Solo
  • Tempat : Depan Gedung Wanitatama Jl. Solo

MUNAS PULSARIAN

  • Tanggal : 14-15 Maret 2010
  • Tempat : Jakarta

Kopdar

Jangan lupa kopdar minggu ini pada hari Jumat, 12 Maret 2010...jam 20.00 ditempat yg sama...

Rawat Sokbreker Depan Agar Ayunan Tetap Nyaman

OTOMOTIFNET - Sejatinya, sokbreker dibuat se­bagai peredam guncangan. Dari benturan antara permukaan jalan dan ban agar tidak langsung menjalar hingga ke bodi motor, yang ditunggangi pengendaranya. Makanya, agar tetap terasa nyaman, sokbreker depan ini mesti dijaga agar tetap memberikan servis memuaskan bagi penggunanya.

KURAS OLI
Bayangkan ketika roda depan tak dilengkapi suspensi seperti sokbreker ini. Mirip naik sepeda BMX, apa pun yang diterima roda depan akan menjalar hingga ke lengan pengendaranya.

Agar nyaman dikendarai, maka dibuatlah peredam guncangan berupa sokbreker ini. Model sokbreker depan ini teleskopik, terdiri dari batang sokbreker, oli dan per di dalamnya (gbr.1). Ayunan per ini tentunya diredam oleh oli yang mengalir melalui pipa-pipa kapiler dalam batang sokbreker.

Di antara batang ini pun terdapat sil yang menahan oli sokbreker ke luar. “Biasanya sil sokbreker yang kerap rusak,” ungkap Ade Rahmat, dari bengkel OSS, di Jl Panjang, Kebon Jeruk, Jakbar.

Sil sokbreker rusak ini, ditandai dengan oli meler ke batang sokbreker (gbr.2). Kalau sudah begini, segera ganti sil sokbrekernya, di pasaran harga sil berkisar antara Rp 15-35 ribu.

Banyak penyebab sil sokbreker bisa terluka seperti ini. Pertama, karena kotoran yang melekat pada batang sokbreker. Kalau terkena kotoran, segera lap bagian yang kotor, sebelumnya siram dengan air (gbr.3).


Gbr 1

Gbr 2

Gbr 3

Gbr 4

Kenapa? Karena kotoran ini, bisa berupa partikel debu yang tercampur air dan melekat pada batang sokbreker, ketika sokbreker bekerja kotoran ini bisa menggesek sil karet dan membuat sil terluka, sehingga oli pun tak tertahan.

Hal lainnya, oli sokbreker terlalu lama tidak diganti. “Idealnya, tiap 15 ribu hingga 20 ribu kilometer dikuras dan diganti,” ungkap Ade.

Sebab, oli sokbreker yang terlalu lama akan menyimpan endapan-endapan berupa kotoran, gram-gram serta partikel lainya. Ini juga bisa menyebabkan sil sokbreker terluka.

Jadi, setiap mengganti oli sokbreker, sekalian saja mengganti sil sokbrekernya. Gunakan sil orisinal agar awet, lalu tuangkan oli sokbreker sesuai dengan takarannya ke dalam sokbreker (gbr.4). Oli sokbreker ini berkisar antara 80 ml hingga 120 ml.

LEAVE A REPLY

Security code
Refresh

Agenda

<<  Maret 2010  >>
 Se  Se  Ra  Ka  Ju  Sa  Mi 
  1  2  3  4  5  6  7
  8  910111213
161718192021
22232425262728
293031    

Ngobrol yooo...!!

Our's Brothers

Pulsarian Community PRA Bogor PRA Bayonet PRA Bandung PRA Detasemen PRA Kaliber PRA Perangkap PRA Surabaya Rocket PRA Tangerang PRA Solo
Pulsarian Community

 PRA Jogja

 Jogja Automotive Community

Support

Menurut kamu web yg baru gimana

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini83
mod_vvisit_counterKemarin302
mod_vvisit_counterMinggu ini1853
mod_vvisit_counterBulan ini4284
mod_vvisit_counterSemua15634

We have: 6 guests, 1 members online
Your IP: 38.107.191.104
 , 
Today: Mar 12, 2010